Tanggal Tugas | Tanggal Selesai | Judul Tugas |
18 Februari 2010 | 25 Februari 2010 | Tugas 1 |
Nama | NPM | Tugas |
Oki Kusnan Panulung | 0615031103 | Buat Blog dan menyusun materi |
Joni Efwan | 0615031013 | Mencari dan menyusun materi |
Andi Purnama Putra | 0615031045 | mencari materi |
Amri Wahyudin | 0615031043 | mencari materi |
Edianto Simbolon | 0615031075 | mencari materi |
1. Konsep Kecerdasan Buatan
a. Pendahuluan
DEFINISI KECERDASAN BUATAN
· H. A. Simon [1987] :
“ Kecerdasan buatan (artificial intelligence) merupakan kawasan penelitian, aplikasi dan instruksi yang terkait dengan pemrograman komputer untuk melakukan sesuatu hal yang -dalam pandangan manusia adalah- cerdas”
· Rich and Knight [1991]:
“Kecerdasan Buatan (AI) merupakan sebuah studi tentang bagaimana membuat komputer melakukan hal-hal yang pada saat ini dapat dilakukan lebih baik oleh manusia.”
· Encyclopedia Britannica:
“Kecerdasan Buatan (AI) merupakan cabang dari ilmu komputer yang dalam merepresentasi pengetahuan lebih banyak menggunakan bentuk simbol-simbol daripada bilangan, dan memproses informasi berdasarkan metode heuristic atau dengan berdasarkan sejumlah aturan”
Tujuan dari kecerdasan buatan menurut Winston dan Prendergast [1984]:
1. Membuat mesin menjadi lebih pintar (tujuan utama)
2. Memahami apa itu kecerdasan (tujuan ilmiah)
3. Membuat mesin lebih bermanfaat (tujuan entrepreneurial)
AI dapat dipandang dalam berbagai perspektif.
· Dari perspektif Kecerdasan (Intelligence)
AI adalah bagaimana membuat mesin yang “cerdas” dan dapat melakukan hal-hal yang sebelumnya dapat dilakukan oleh manusia
· Dari perspektif bisnis, AI adalah sekelompok alat bantu (tools) yang berdaya guna, dan metodologi yang menggunakan tool-tool tersebut guna menyelesaikan masalah-masalah bisnis.
· Dari perspektif pemrograman (Programming), AI termasuk didalamnya adalah studi tentang pemrograman simbolik, pemecahan masalah, proses pencarian (search)
Download Selengkapnya & Artikel Terkait:
Download Konsep Kecerdasan Buatan2.doc
Download Materi Kecerdasan Buatan dari Pak Agus Trisanto:
2. Bidang-bidang yang termasuk Kecerdasan Buatan
a. Algoritma genetika
Algoritma Genetika adalah suatu algoritma pencarian yang meniru mekanisme dari genetika alam. Algoritma Genetika ini banyak dipakai pada aplikasi bisnis, teknik maupun pada bidang keilmuan.Algoritma ini dapat dipakai untuk mendapatkan solusi yang tepat untuk masalah optimal dari satu variabel atau multi variabel. Sebelum Algoritma ini dijalankan, masalah apa yang ingin dioptimalkan itu harus dinyatakan dalam fungsitujuan, yang dikenal dengan fungsi fitness. Jika nilai fitness semakin besar, maka sistem yang dihasilkan semakin baik. Operasi yang dilakukan adalah reproduksi, crossover, dan mutasi untuk mendapatkan sebuah solusi menurut nilai fitnessnya.
Selanjutnya konstruksi dasar dari Algoritma Genetika adalah sebagai berikut:
• Pendefinisian Chromosome
• Pendefinisian Fungsi Fitness
• Membangkitkan Sebuah Populasi Awal
• Reproduksi
• Crossover
• Mutasi
Contoh: Aplikasi Algoritma Genetika Untuk Merancang Fungsi Keanggotaan Pada Kendali Logika Fuzzy.
Download Selengkapnya:
Algoritma Genetika1.pdf
b. Sistem Pakar
Sebuah program komputer yang dirancang untuk memodelkan kemampuan menyelesaikan masalah seperti layaknya seorang pakar (human expert).
Sistem pakar merupakan salah satu bidang teknik kecerdasan buatan yang cukup diminati karena penerapannya diberbagai bidang baik bidang ilmu pengetahuan maupun bisnis yang terbukti sangat membantu dalam mengambil keputusan dan sangat luas penerapanya. Sistem pakar adalah sustu sistem komputer yang dirancang agar dapat melakukan penalaran seperti layaknya seorang pakar pada suatu bidang keahlian tertentu (Shelly, 1990; Setiawan, 1993; Margianti,1995).
Download Selengkapnya:
Sistem Pakar 1.ppt
Sistem Pakar 2.pdf
c. Fuzzi Logic
Logika Fuzzy adalah peningkatan dari logika Boolean yang berhadapan dengan konsep kebenaran sebagian. Di mana logika klasik menyatakan bahwa segala hal dapat diekspresikan dalam istilah binary (0 atau 1, hitam atau putih, ya atau tidak), logika fuzzy menggantikan kebenaran boolean dengan tingkat kebenaran.
Logika Fuzzy memungkinkan nilai keanggotaan antara 0 dan 1, tingkat keabuan dan juga hitam dan putih, dan dalam bentuk linguistik, konsep tidak pasti seperti "sedikit", "lumayan", dan "sangat". Dia berhubungan dengan set fuzzy dan teori kemungkinan. Dia diperkenalkan oleh Dr. Lotfi Zadeh dari Universitas California, Berkeley1965.sumber:
http://id.wikipedia.org/wiki/Logika_fuzzy
Download Selengkapnya:
Aplikasi Fuzzy Logic.pdf
Aplikasi Fuzzy Logic2.pdf
d. Jaringan Syaraf Tiruan
Pengertian Jaringan Syaraf Tiruan
Jaringan Syaraf Tiruan adalah paradigma pemrosesan suatu informasi yang terinspirasi oleh sistim sel syaraf biologi, sama seperti otak yang memproses suatu informasi. Elemen mendasar dari paradigma tersebut adalah struktur yang baru dari sistim pemrosesan informasi. Jaringan Syaraf Tiruan, seperti manusia, belajar dari suatu contoh. Jaringan Syaraf Tiruan dibentuk untuk memecahkan suatu masalah tertentu seperti pengenalan pola atau klasifikasi karena proses pembelajaran.
Jaringan Syaraf Tiruan berkembang secara pesat pada beberapa tahun terakhir. Jaringan Syaraf Tiruan telah dikembangkan sebelum adanya suatu computer konvensional yang canggih dan terus berkembang walaupun pernah mengalami masa vakum selama beberapa tahun.
Pemodelan dengan algoritma jaringan syaraf tiruan, dapat diguinakan untuk menyelesaikan persoalan-persoalan yang sering kita jumpai dalam kehidupan. Jaringan Syaraf Tiruan adalah suatu system pengolahan informai yang cara kerjanya menirukan cara kerja jaringan syaraf manusia. Aplikasi yang dapat diselesaikan dengan jaringan syaraf tiruan ukup banyak antara lain penenalan suara, pengenalan pola, system control, diagnosa suatu penyakit dalam bidang kedokteran, segmentasi dan pengolahan citra.
Jaringan syaraf tiruan tersusun atas beberapa element pemroses, yaitu: neuron, unit, sel atau node, yang saling terhubung dalam bentuk directed graph melalui jalur sinyal searah yang disebut dengan koneksi. Dalam jaringan syaraf, struktur pengolahan informasi akan mengikuti bentuk grafik terarah dengan beberapa definisi sebagai berikut:
a. Node pada graph disebut dengan elemen pemroses (processing element).
b. Ling pada graph diosebut denga koneksi.
c. Setiap PE dapat menerima sejumlah input.
d. Setiap elemen pemroses dapat memiliki beberapa output.
e. Setiap elemen pemroses memiliki memori local.
f. Setiap elemen pemroses memiliki fungsi transfer (transfer function) yang dapat
menggunakan dan mengubah isi memori local, memakai sinyal output dari processing element.
g. Sinyal dari input dari luar system saraf tiruan yang menuju system tersebuut datang dari hubungan-hubungan yang berasal dari dunia luar system.
Architecture Jaringan Syaraf Tiruan
Architecture Jaringan Syaraf Tiruan
Suatu jaringan syaraf minimum tersusun atas input layer dan output layer. Dalam beberapa tipe jaringan diantara input layer dan output layer terdapat hidden layer. Hal ini berarti bahwa semua neuron pada input layer akan berhubungan ke semua neuron dalam hidden layer yang selanjutnya setiap unit dalam hidden layer nantinya akan dihubungkan ke semua neuron di output layer. Pada setiap layer biasanya neuron mempunyai fungsi aktivasi serta pola hubungan ke neuron lain yang sama.
Download Selengkapnya:
Download Konsep Jaringan Syaraf Tiruan.pdf
Download Konsep Jaringan Syaraf Tiruan2.pdf
e. Robotika
Robotika adalah salah satu wacana teknologi untuk menuju peradaban yang lebih maju. Kebanyakan orang selalu beranggapan bahwa robot adalah kemajuan teknologi yang mampu menggeser tingkah laku seseorang untuk melakukan suatu tindakan. Dengan kemajuan yang pesat, maka kebutuhan akan SDM akan merosot tajam. Layaknya revolusi pada bangsa Eropa.
Sangat disayangkan selali bila titik ikon kemajuan teknologi tersebut tidak seiring dengan cepat nya pemahaman masyarakat pada umumnya yang selalu meng-analogikan robot adalah biang kerok hilangnya tenaga buruh untuk memacu pertumbuhan perekonomian.
Hal ini layaknya dua sisi perbedaan yang tidak akan bisa menyatu sama lain. Tapi bisa dicermati kembali, bila orang pelukis ternama akan tergusur karena kemampuan sebuah robot pelukis yang bisa membuat lukisan yang sama. Sebuah robot yang mampu untuk memahat patung yang hampir mirip pula. Seluruh ilustrasi tersebut memang sepintas robot bisa menguasai semua, tapi sangat disayangkan hasil kerja robot adalah tak lebih dari sebuah alat cetak dan seonggok besi aluminium dan komponen elektronika yang dirakit pada papan PCB. Sebuah lukisan dari Afandi tentunya akan bernilai ratusan juta beda ukuran dengan lukisan robot yang paling-paing laku di jual 10 ribuan di pinggir jalan.
Robot Bukanlah Pemegang Kekuasaan
Istilah robot yang dahulu kala berjulukan Robota, tak lain adalah kata lain dari seorang buruh. Lain halnya dengan seorang manusia yang diciptakan se-sempurna mungkin oleh sang Pencipta. Sampai kapanpun robot adalah pembantu manusia. Bila sang teknokrat menciptakan robot untuk menjadi penguasa dunia, semoga saja dia tidak berumur panjang. Namun robot adalah sarana untuk membangun peradaban yang lebh maju dan memberikan kemudahan bagi manusia sebagai penciptanya. Dengan hasil demikian maka seluruh kajian tentang robotika menjadi lebih memasyarakat diseluruh elemen masyarakat. Dan buakan menjadi momok yang harus ditakuti.
Robotika sebagai Ikon dan Kajian Ke-ilmuan
Robot adalah simbol dari kamajuan dari sebuah teknologi, karena didalam nya mencakup seluruh elemen keilmuan. Elektronika, Mekanika, Mekatronika, Kinematika, Dimamika, dan lain sebagainya. Hal ini menjadi suatu alasan yang sangat tepat untuk mengash ilmu didalam nya. Ikon pendidikan akan menjadi semakin termasyur bila selalu mengutamakan teknologi didalam nya. Sebuah ikon ini sangat penting untuk membangun semangat kemajuan, karena hal ini akan menjadi sebuah patokan awal dari sebuah perjuangan untuk selalu dilanjutkan kepada generasi penerus.
Download Selengkapnya:
Download Konsep Robotika.pdf
3. Aplikasi Kecerdasan Buatan
Beberapa aplikasi yang digunakan dalam kecerdasan buatan, antara lain :
1. Ilmu Komputer
AI dianggap banyak memecahkan masalah yang sulit yang ada di ilmu computer, pengembangan AI di ilmu computer : pemrograman berbasis objek, pemrograman dinamis, dsb.
2. Keuangan
Telah banyak digunakan AI pada system keuangan, contohnya simulasi persaingan perdagangan keuangan yang mana robot telah mengalahkan manusia dalam simulasi tersebut.
3. Kedokteran
Sebuah klinik kedokteran dapat menggunakan AI dalam mengatur jadwal tidur, rotasi staff, dan informasi medis.
4. Industri berat
Robot telah menjadi umum di banyak industri. Robot menggantikan manusia dalam mengerjakan pekerjaan yang berbahaya. Robot mengurangi kesalahan atau kecelakaan akibat kurang konsentrasi pada manusia. Jepang merupakan pengguna dan produsen robot terbesar didunia. Pada tahun 1995, 700.000 robot yang digunakan didunia, 500.000 berasal dari Jepang.
5. Transportasi
Dalam transportasi digunakan fuzzy logic dalam berbagai kegunaan seperti gearbox otomatis.
6. Lainnya
Beberapa bidang lain yang menggunakan AI seperti telekomunikasi, mainan anak, penerbangan, dan lain sebagainya.Download Artikel Terkait Aplikasi Kecerdasan Buatan:
Aplikasi 1
Aplikasi 2
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
